Puncak Kebahagiaan
Alhamdulillahilladzi an ama alaina alad diinil islsam
Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wasaallim..
bismillah... malam ini kami teah duduk bersama delam rangkaian mata Acara RA Ansor Kepung Kediri.
kitab yang di kaji adalah Idzotun Nasyiin.
betapa dalam dan tinggi nya pembahsan itu.
singkat cerita,
puncak kebahagiaan seorang hamba adalah ketika dia mau bersyukur atas semua keadaan yang dialaminyasusah atau senang dia tetap menguapkan alhamdulillah. bukan hanya di mulut saja akan tetapi juga di wujudkan dalam setiap tindakannya.
misalkan dia mendapat kan rejeki, tiba tiba ada yang memeberi buah anggur. pada saat itu anaknya sedang mengignkan anggur. doanya dalam hati di kabulkan oleh allah. maka dia harus bersyukyur ala nikmat yang diberikan itu.
hari berganti, dan pada suatu hari dia mendapati dirinya d]sedang sakit. parah sekali. bolrhkah dia mengeluh??
secara manusiawi dia pasti akan mengeluh. akan tetapi jika kita mau berfikir. sakitpun Allahlah yang memberikan. makanya, dia juga harus bersyukur.
kok bisa?
dengan diberi sakit, kita bisa membedakan enak dan tidak enak.
kita bisa teringat bahwa seat itu mahak harganya, sehingga kita selalu menjaga kesehatan. lha kalau sakit, ternyata bukan hanya saja mahal di harga, akan tetapi juga merepotkan semua orang.
karena sakitpun juga dari Allah, pastilah Allah merencanakan sesuatu yang kita tidak tahu rencana Allah.
lah bagaimana yang harus kita lakukan??
STOP mengeluh. dan ayooo bersyukur. ucapkan Alhamdulillah... hehe
insya Allah... semua akan terasa indah... karena kita bukan siapa siapa. Allahlah pemilik kita. kita mau diapakan ya terserah Allah...
Komentar
Posting Komentar